Sabtu,21 April2018
TUGAS 6
Sabtu,21 April 2018
Nama
: Muhidin Nasir
NIM : E1B107037
E-mail : muhidinnasir1234@gmail.com
Blog :
muhidinnasir123.blogspot.com
No.HP :
082341829749
Creative summary : KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN PSIKOFISIK
PESERTA DIDIK DI TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH
A. Perkembangan fisik dan motorik
Karakteristik perkembangan fisik dan motorik peserta didik di pendidikan
menengah :
1.
Perkembangan fisik
di pendidikan sekolah menengah terdapat pada perkembangan kekuatan, ketahanan,
dan organ seksual. Ditandai dengan pertambuhan berat dan tinggi badan,pertumbuhan
tanda seksual primer dan sekunder serta timbulnya hasrat seksual.
2.
Fisik anak pada
tingkat sekolah menengah juga ditandai dengan kemampuan fisik menjadi sangat
bervariasi seiring dengan pertumbuhan fisik.
3.
Keterampilan motorik
berkembang sejalan dengan pertumbuhan ukuran tubuh, kemampuan fisik, dan perubahan
fisiologi. Kemampuan motorik terus meningkat dalam hal kekuatan, kelincahan,
dan daya tahan. Umumnya,perkembangan motorik pada laki-laki lebih tinggi dari
perempuan karena perkembangan motorik pada perempuan akan terhenti setelah
mengalami menstruasi.
4.
Pada masa
pendidikan sekolah menengah merupakan masa puncak dari seluruh perkembangan motorik.
Latihan merupakan hal penentu dalam perkembangan motorik. Melalui latihan yang
teratur dan terprogram, keterampilan motorik dapat ditingkatkan dan
dipertahankan sehingga semua sistem gerak dan koordinasi dapat berjalan baik.
Ulasan
(argumen) : saya setuju dengan karateristik
fisik dan motorik yang telah disebutkan karena menurut saya fisik berkaitan
dengan wujud sedangkan motorik berkaitan dengan gerakan (tindakan). Jadi saya
berkesimpulan karakteristik fisik adalah ciri yang berkaitan skill
(keahlian),sedangkan motorik adalah kemampuan menggunakan tindakan.
B. Perkembangan kognitif
Karakteristik perkembangan kognitif peserta didik di satuan pendidikan
menengah :
1.
Secara intelektual
peserta didik mulai dapat berfikir logis tentang gagsan abstrak.
2.
Berfungsinya
kegiatan kognitif tingkat tinggi yaitu membuat rencana,strategi,membuat keputusan-keputusan
serta memcahkan masalah.
3.
Sudah mampu
menggunakan abstraksi,membedakan yang konkret dengan abstrak.
4.
Munculnya kemampuan
nalar secara ilmiah,belajar menguji hipotesis.
5.
Memikirkan masa
depan,perencanaan dan mengeksplorasi alternatif untuk mencapainya psikologi
remaja.
6.
Mulai menyadari
proses berfikir efisien dan belajar berintrokfeksi.
7.
Wawsan berfikirnya
semakin meluas,meliputi agama,keadilan,moralitas dan jati diri.
Ulasan
(argumen) : Saya sependapat dengan yang
diatas karena kognitif remaja sudah mencapai tingkat maksimumnya dan
berkesimpulan bahwa perkembangan kognitif adalah perkembangan anak dalam pola
fikir dalam penyelesaian masalah dan penalarannya.
C. Perkembangan bahasa
Karakteristik perkembangan bahasa peserta didik di satuan pendidikan menengah
:
1. Lebih memantapkan diri pada bahasa asing tertentu yang
dipilihnya.
2. Menggemari literatur yang mengandung nilai-nilai
filosofis, ethis, religius.
3. Lebih bersifat rasionalisme idealis
4. Sudah mampu mengoprasikan kaidah-kaidah logika formal
disertai kemapuannya membuat generalisasi yang lebih bersifat konklusif dan
komperhensif.
5. Tercapainya titik puncak kedewasaan,yang kemudian ada
pertambahan yang terbatas bagi yang terus bersekolah dan menjadi mapan yang
suatu saat menjalani deklinasi.
6. Kecenderungan bakat tertentu mencapai titik puncak dan
kemantapannya.
7. Memiliki bahasa relatif berbeda dan khas untuk kalangan
remaja sendiri,tidak jarang orang di luar kalangan remaja sulitan memahaminya.
Bahkan ada berkembang pesat bahasa khas
remaja yang dikenal dengan bahasa gaul (bahasa prokem).
8. Pengaruh pergaulan di masyarakat (teman sebaya) memberi
warna pola bahasa pergaulan yang berkembang di kelompok sebaya. Dari kelompok
itu berkembang bahasa sandi, bahasa kelompok yang bentuknya amat khusus,
seperti istilah baceman dikalangan pelajar yang dimaksudkan adalah bocoran soal
ulangan atau tes.
Ulasan (argumen)
:Saya sejalan dengan apa yang disebutkan bahwa
perkembanagan bahasa anak sangat modern mengikuti perkembangan zaman,apalagi
dengan kemajuan teknologi yang sekarang membuat bahasa anak menjadi lebih
beragam dikalangan remaja.
D. Perkembangan sosioemosional
Perkembangan sosioemosional peserta didik meliputi :
1. Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam
pergerakan
2. Ketidakstabilan emosi`
3. Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan
petunjuk hidup
4. Adanya sikap menentang dan menantang terhadap orang-orang
yang lebih tua
5. Pertentangan di dalam dirinya menjadi pangkal
pertentangan dengan orang tua
6. Kegelisahan karena banyaknya suatu hal yang diinginkan
oleh remaja tetapi tidak mampu untuk memenuhi semua keinginan tersebut
7. Senang bereksperimen,bereksplorasi,mempunyai banyak
hayalan, bualan, dan fantasi.
8. Kecenderungan melakukan perbuatan yang melanggar
norma-norma kehidupan.
Ulasan
(argumen) : Saya setuju dan saya rasa tidak
ada yang perlu dipermasalahkan disini karena menurut saya arti perkembangan
sosioemosional anak tergantung pada perbedaan harapan dan tuntutan masyarakat
tempat ia tumbuh dan berkembang. Jadi oerkembangan sosioemosional anak
bergantung pada lingkungan sekitarnya.
E. Perkembangan moral dan religi
1. Bahwa karakteristik perkembangan moral remaja sesuai
dengan tingkat perkembangan kognisi yang mulai mencapai tahapan berfikir operasional
formal yaitu mulai berfikir abstrak dan mampu memecahkan masalah yang bersifat
hipotesis, maka pemikiran remaja terhadap suatu permasalahan tidak hanya
terikat oleh waktu, tempat ,dan situasi, tetapi juga pada sumber moral yang
menjadi sumber dasar hidup mereka.
2. Perkembangan religi anak remajapun sudah muali mengalami
perubahan,yaitu anak remaja sudah mulai ingin memperdalam agamnya melalui berbagai
pengajaran yang diberikan oleh pemimpin-pemimpin agamnya yang dianutnya. Sejak
kecil anak harus diberikan pemahaman
agama yang luas,supaya pada saat remaja anak sudah mulai benar0benar paham
tentang apa yng menjadi kewajibannya.
Ulasan
(argumen) : Saya setuju dan menurut saya ini
adalah hal yang logis bahwa perkembangan moral dan agama anak remaja lebih
kritis dibandingkan dengan masa sebelumnya yaitu masa kanak-kanak,dimana paa
masa ini masih memiliki pola fikir yang
rendah dan sempit begitupun dengan masalah agama, masa kanak-kanak memiliki
pemahaman agama yang masih sangat terbatas.
Komentar
Posting Komentar